Breaking News

Silatnas dan Zikir Bangsa, KAHMI NTB akan Undang Tokoh Nasional Sebagai Narasumber -


Mataram - Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (KAHMI) NTB, dalam waktu dekat, tepatnya Jumat, 28 Juli 2023, akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) dan Zikir Bangsa dengan mengusung Tema, 'Menjaga Indonesia, Menyelamatkan Peradaban Manusia.


Dalam konfrensi pers yang berlangsung di Pizza Hut Restaurant, Kota Mataram, Selasa (25/07), Ketua Presidium MW KAHMI NTB, HK Lalu Winengan menuturkan bahwa acara tersebut diselenggarakan untuk mempererat persaudaraan internal alumni HMI dan seluruh elemen anak negeri,

sebagai satu kesatuan bangsa, yang memiliki semangat dan cita-cita yang sama.


Hal ini dalam rangka mewujudkan Indonesia sebagai negara yang maju, mandiri, berdedikasi, dan setara 

dengan negara lainnya di dunia internasional.


Selain itu, acara tersebut juga sebagai ajang untuk berbagi ide dan gagasan alumni HMI seluruh Indonesia dalam merespon perkembangan dunia internasional, untuk Indonesia yang lebih baik.


"Baik dalam menata potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam dalam rangka mewujudkan kemandirian ekonomi menuju Indonesia Emas," ujarnya.


Tujuan lain dari acara ini lanjut Winengan, bagaimana KAHMI sebagai bagian dari mayoritas Umat Islam, turut menghadirkan yang sejuk dan ramah terhadap perbedaan. Karena berangkat dari kesadaran bahwa perbedaan atau keragaman adalah kekuatan terbesar Bangsa Indonesia di mata dunia internasional.


"KAHMI juga akan rekomendasi kebudayaan kepada pemerintah Republik Indonesia menyangkut sejumlah hal dalam dinamika kebangsaan dan kenegaraan mutakhir," imbuhnya.


Acara ini terselenggara pertama kalinya se Indonesia. Terpilihnya Provinsi NTB sebagai tuan rumah, karena selain sebagai Pulau Seribu Masjid, provinsi ini merupakan daerah yang penduduknya didominasi umat Muslim. 


"Yang lebih penting lagi, baru MW KAHMI NTB yang menggelar acara ini. Sehingga ini perdana dan baru pertama kali se Indonesia," ungkapnya bangga. 


Dalam acara ini lanjut Winengan, KAHMI NTB akan mengundang para pengurus MW KAHMI se Indonesia. Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Mahasiswa. Hadir pula utusan MW KAHMI se-Indonesia, tiga Utusan Perwakilan KAHMI Luar Negeri dan Utusan dari Perguruan Tinggi.


"Dan dari 9 presidium, baru satu yang mengkonfirmasi tidak dapat hadir. Kohati mba Cut Mutia juga hadir. Untuk Tausiah Kebangsaan akan diisi PJ Ketua MUI Pusat Dr. KH Marsudi Su’ud, sekaligus memimpin sholawat Nabi Muhammad SAW," bebernya.


Sedangkan untuk narasumbernya, KAHMI NTB mengundang Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Kapolri, OJK RI, Bank Syariah Indonesia (BSI) dan BPP Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA). Rencana awal, kegiatan ini akan dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden, Makruf Amin. 


"Konfirmasi terakhir dari Kepala Kantor Sekretariatan Wakil Presiden, tugas untuk membuka secara resmi dilimpahkan ke Menko PMK, yang juga menjadi tokoh HMI, Prof. Dr Muhajir," terangnya.


Winengan pun menegaskan bahwa tidak ada unsur politik di dalam penyelenggaraan acara tersebut. Ini dibuktikan dengan diundangnya sejumlah kepala daerah yang tidak terlibat dalam percaturan politik.


"Seperti Gubernur Kalimantan Timur, Gubernur Lampung, Gubernur Jawa Timur, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Sumatera Utara dan lainnya," jelasnya.

0 Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close